Terhalangnya Doa

Selesai dari sholat kebanyakan seorang muslim selalu memanjatkan doanya, dan berkenaan dengan ini Allah SWT berfirman

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Q.S. Al-Baqarah: 186).

Setiap orang tentunya berharap agar setiap doanya dikabulkan oleh Allah SWT, dan doa tersebut segera diijabah namun terkadang harapan tidak selalu menjadi kenyataan. Doa yang telah dipanjatkan subuh, siang, sore, maghrib, hingga malam belum juga kunjung ada jawabannya, sehingga kadang menimbulkan kejenuhan, ada juga yang sabar menanti jawaban dari doa-doanya. Sebaiknya alangkah lebih baiknya melakukan introspeksi terhadap diri kenapa doa-doa belum juga di ijabah salah satunya terhalangnya doa yakni memutuskan silahturahim, memakan atau memakai pakaian dari hasil yang tidak dihalalkan, banyak melakukan maksiat, berdoa dengan tergesah-gesah.

Rasulullah bersabda:

لا يَزَالُ يُسْتَجابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بإثم أو قَطِيعَةِ رَحِمٍ ما لم يستعجلْ ، قيل : يا رَسول الله ، ما الاستعجال ؟ قال : يقول : قد دعوتُ ، وقد دَعَوتُ فلم أرَ يستجيب لي ، فَيَسْتَحْسِرُ عند ذلك ، ويَدَعُ الدعاءَ

 “Tidak hentinya doa seorang hamba akan dikabulkan, selama bukan doa yang dipanjatkan mengandung maksiat atau memutus silaturahim, dan doa yang tidak tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud tergesa-gesa dalam berdoa?’ Beliau menjawab, ‘Orang itu mengatakan, ‘Saya telah berdoa …, saya telah berdoa…, namun saya merasa belum pernah dikabulkan.’ Kemudian, dia putus asa dan meninggalkan doanya.” (H.R. Muslim)

Dengan demikian kalau doa selalu dilantunkan kepada Allah mendapat jawabannya, atau terkabul hendaknya banyak berbuat kebaikan, menghindari kemaksiatan, meninggalkan perbuatn-perbuatan yang buruk, selalu pasrah dan percaya kepada Allah bahwa doa yang telah dipanjatkan akan terijabah karena hanya Allah tempat berpasrah, dan Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang beramal sholeh.

Share

Komentar